Belakangan film-film buatan negeri sendiri muncul dengan pesatnya seperti jamur di musim hujan. Mulai dari produksi PH yang terkenal hingga PH yang berusaha untuk dikenal. Termasuk film bergenre horor.
Salah satunya adalah film “Kuntilanak Beranak”
Gw mencoba berpikir keras mencari sisi logis dari judul film diatas. Dan dari usaha gw yang berhasil menghabiskan satu gelas kopi dengan es, gw mencoba memaparkan analisis gw:
- Kuntilanak adalah salah satu makhluk mitos yang secara fisik seperti perempuan tapi secara kelakuan.. yah.. seperti kuntilanak. Kalau dideskripsikan, dia adalah makhluk dengan penampilan perempuan dewasa muda, berbaju putih dengan tawa yang sangat melengking dan kemampuannya terbangnya yang setara superman. Kemudian terkenal dengan jargon, “bila tawanya terdengar keras maka dia jauh, bila terdengar lemah… dia ada di dekatmu”
- Beranak..?? seingat gw ini adalah salah satu ciri-ciri makhluk hidup selain makan, tumbuh dan bergerak. Kalau makan, OKE lah, Di film-film digambarkan dengan sangat sadisnya ketika sesosok (gw bingung.. seorang, sebuah atau seekor kuntilanak.. so I prefer sesosok) Kuntilanak menyantap daging segar manusia seolah-olah sedang menyantap sushi. Sedangkan tumbuh? gw gak pernah liat atau dengar ada film yang menggambarkan kuntilanak saat masih kecil. Apakah lebih mirip Tuyul atau malah babi ngepet. Sedangkan beranak, ini yang gak make sense buat gw..
pertama siapa yang bisa membuat sesosok kuntilanak hamil? Gendoruwo, pocong atau babi ngepet.
Kedua, just in case salah satu dari makhluk gaib itu yang menghamili kuntilanak, maka yang jadi pertanyaan besarnya adalah… Akan seperti apa anak dari pasangan “unik” tadi?
0 komentar:
Post a Comment
Post a Comment